Showing posts with label DIY. Show all posts
Showing posts with label DIY. Show all posts

Sunday, August 2, 2015

Kombucha: Teh Fermentasi

Pertama mulai pelihara Kombucha sekitar awal bulan Juni 2015. Hasil malak ke Asri. Hehehe. gw tau dia bikin kombucha di Jogja, jadi pas dia ke Jakarta langsung gw tanya apa dia punya di Jakarta. Thankfully, dia punya scoby di Jakarta. 


Banyak banget refrensi tentang kombucha di google. tapi gw akan coba ngasih tau basic info-nya.

Apa sih kombucha? 
Kombucha itu minuman fermentasi dari teh. semacam yogurt dari susu, nah kombucha ini bahan dasarnya teh.


What is Scoby?

Scoby itu Symbiotic Colony Of Bacteria and Yeast. simbiosis yg bertanggung jawab memfermentasi teh jadi kombucha


Ini penampakan scoby hotelnya Asri, yg gw ambil sebagian. Cantik dan sehat banget!!

tekstur scoby sehat mirip sama nata de coco

cara bikin kombucha gampang-gampang susah. Gampang karena tinggal "campur" air teh manis sama scoby dan air kombucha dari batch sebelumnya. Susah karena rentan kontaminasi jamur. Kalo kena jamur, satu batch musti dibuang.



Bahan dan alat yg diperluin adalah


  • Teh. Teh yang dipakai adalah teh beneran, bukan blend atau yg ditambah aroma kaya mint atau earl grey. 
  • Air
  • Gula
  • Scoby dan kombucha dari batch sebelumnya
  • Wadah kaca
  • Sendok plastik, gak disarankan pake yg logam
  • Kain buat penutup
  • Karet



Cara bikinnya


  • cuci tangan
  • seduh teh, tunggu sampai suhu turun ke suhu ruangan
  • tambah gula 70-80gr
  • tambah air sampai +/- 1 Lt
  • tambah scoby dan air kombucha dari batch sebelumnya
  • tutup dengan kain, dan pasang karet di mulut botol biar gak kemasukan lalet
  • simpan di tempat yg bersih yang gak kena matahari langsung
  • setelah 7 hari, disarankan mulai nyicip kombuchanya, semakin lama difermentasi rasa kombucha akan semakin asem. Jadi kalo udah di sini, tergantung selera kita.



Kalo rasanya udah pas, bisa diambil air nya buat langsung dimasukin kulkas dan diminum. Atau bisa dipindah ke botol, masukin (infuse) herbs, buah, rosella dll, masukin kulkas baru diminum. Kombucha nya jangan diabisin semua, sisain sekitar 25% buat dibikin batch berikutnya



ini dia penampakan kombucha umur 0 hari


ini penampakan dia setelah sekitar 10 hari


Ini kombucha yg udah dibotolin dan di-infuse apel dan pandan


sampe sekarang, gw masih nyari kombinasi teh dan durasi fermentasi yang paling gw demen. Selain diminum, kombucha juga bisa dibikin sourdough starter. Gw lagi mulai bikin sourdough starter. Will update in upcoming post :)



Cheers,



Sunday, July 26, 2015

Perpanjang Passport Online

Berhubung passport gw mau abis bulan November ini, jadi tgl 22 Juli 2015, gw mulai ngurus perpanjangan passport via permohonan online.

Apa sih bedanya apply online dan walk in?
Kalau online, form diisi via web. Kita pilih kantor imigrasi mana dan kapan akan datang ke kantor imigrasinya untuk submit dokumen, foto dan wawancara. Di kantor imigrasi, antriannya pun terpisah (walau tetep antri cukup lama)



Apply passport online:
  • Isi form dan pilih kantor imigrasi yg mau didatengin di ipass.imigrasi.go.id, bukti pengantar ke bank akan dikirim via email. 
  • Print dan bawa bukti pengantar ke bank buat bayar di cabang BNI mana aja. Total bayar Rp. 360,000 (300rb untuk passport, 55rb jasa biometrik, 5rb administrasi bank). Dari bank, kita dapet bukti bayar.
  • Untuk konfirmasi pembayaran, follow link di email lalu input kode bayar. Kemudian pilih tanggal kedatangan. Dapet email konfirmasi permohonan passport. Print tanda terima permohonan yg di-attached dalam email.
  • Permohonan passport online selesai di sini. Selanjutnya kita ke kantor imigrasi pada hari yang dipilih


Ke kantor imigrasi yang dituju pada hari yg dipilih membawa: 
  • Dokumen untuk verifikasi data harus menunjukkan nama lengkap, tanggal lahir dan nama orang tua. Dokumen asli yang perlu dibawa:
    • Passport lama
    • KTP
    • KK
    • Akte kelahiran
    • Ijazah
    • Buku Nikah (kalo udah punya)
  • Fotokopi dokumen di atas. Masing-masing di halaman A4, gak usah dipotong
  • Tanda terima permohonan (email kedua), ditanda tangan di halaman ke 3 "Pemohon"
  • Bukti pengantar ke bank (email pertama)
  • Bukti bayar
  • Materai


Proses di kantor imigrasi:
  • Ambil nomer untuk cek kelengkapan dokumen, nomor antrian nya dipisah antara yg online dan yang walk in. 
  • Antri tunggu dipanggil untuk cek dokumen. Gw dateng jam 730, dapet nomer 557 dipanggil untuk cek dokumen jam 10.17
  • Sambil nunggu, minta dokumen surat pernyataan di CS. Formulir ini intinya menyatakan bahwa passport kita habis, minta passport baru dan tidak punya passport dengan nama lain. Diisi dan ditanda-tangani dengan materai
  • Dokumen dicek, kalo udah lengkap akan dapet nomer untuk foto. 
  • Antri lagi nunggu difoto. Gw dapet nomer 3-067 difoto jam 1430.
  • Foto, wawancara dan scan sirik jari
  • Done.
  • Passport akan siap diambil dalam waktu 3 hari kerja, dengan membawa copy bukti pengantar ke bank (yg di email pertama) dan copy bukti bayar dari BNI

Gw ngurus di kantor imigrasi Jakarta Timur, proses di kantor imigrasi makan waktu seharian. Gw dateng jam 7.30 dan selesai jam 15.00. Harus banyak-banyak sabar. Saran gw bawa air minum, cemilan, iPod, buku bacaan, tissue (di toiletnya g ada tissue :| )

Kalo ada yg kurang jelas, guide di website ipass.imigrasi.go.id cukup lengkap. 


Cheers,

Monday, October 8, 2012

How to Transfer BlackBerry Phonebook to Android

.. without google sync. since it's no longer available for blackberry.

here's what i did.

1. sync BB phonebook with Mac's phonebook. eHow 1
2. import Mac phonebook to gmail account contact. eHow 2
3. sync gmail account contact with android phonebook. eHow 3

simple and easy.

Wednesday, October 12, 2011

Self Frosting Hazelnut Cupcake

The mid week baking project especially made for @IndiraNovennaro






Easy to make, beautiful appearance and most important taste like heaven. Yummy. And here's how



Self Frosting Hazelnut Cupcake
Yield: 10 cupcakes, diameter 6cm


Bahan:

  • 2/3 cup butter (140 gram), suhu ruang.
  • 1/2 cup gula pasir.
  • 3 butir telur.
  • 1/2 sdt vanilla.
  • 1 3/4 cup tepung terigu serbaguna.
  • 1/4 sdt garam.
  • 2 sdt baking powder.
  • hazelnut spread.



Cara membuat:

  • kocok butter dan gula hingga halus (sekitar 10 menit dengan mixer kecepatan sedang).
  • masukkan telur satu per satu, kocok hingga rata.
  • masukkan tepung terigu, garam, dan baking powder.
  • masukkan vanilla, kocok sebentar lagi agar rata.
  • tuang adonan ke dalam muffin pan (pakai scoop es krim biar gampang) hingga 2/3 – 3/4 penuh.
  • beri 1 sdt hazelnut spread di atasnya.
  • ambil tusuk gigi yang bersih dan benamkan ke dalam adonan, putar tusuk gigi hingga hazelnut spread dan adonan agak tumpang-tindih dan terbentuk efek marble yang cantik
  • panggang selama 20 menit dalam oven yang sudah dipanaskan (putar loyang setelah 10 menit pertama).




Recipe source --> Link.

Sunday, October 2, 2011

Chocolate Cream Cheese Cupcakes

This week's Saturday baking project:
Voila....


 Chocolate Cream Cheese Cupcakes.

Well, not as tempting as it looks on the original blog. But it's just as yummy as it is. And it was sooo easy to make. 


Recipe from Zesty Cook's Blog

Tuesday, September 20, 2011

Fun Fonts


Yes, these cute fonts successfully made me want to post more and more and more. Problem is i don't have that much to share. 


Well how bout sharing how to use cute fonts in your blog. I found it in this blog. It is so easy, as simple as 1, 2, 3. 


Cheers

Monday, September 19, 2011

Mainan Baru: Aquascape

Yak. ketertarikan terbaru gw adalah pada aquascape. Itu lho, aquarium yang pake taneman air. Gara-garanya, diajakin temen kantor buat masang aquarium di meja kerja. Terus konsul sama sepupu, @megazipped, malah diracunin aquascape. Jadilah gw browsing dan pengen nyobain.

Aquarium yang tadinya panjang 30cm dan mau ditaro di kantor, bertukar jadi aquarium panjang 40cm dan ditaro di rumah. Rasanya masih belajar, susah mau mulai dengan yang kecil. Ini juga belom yang keracunan taraf akut. Masih malu-malu dengan alat minimalis yang diada-adain. Misi di seminggu pertama tank ini adalah tanaman airnya bertahan hijau dan sehat. Setelah itu baru tambah ikan.

Jadilah setelah browsing, memberanikan diri buat set up. Cara set up bisa dilihat dari link ini. Masih banyak tutorial dan bahan bacaan yang bisa dicari di kaskus. Kalo untuk panduan ikan hias air tawar, ada di link yang ini. Di website tadi bahkan ada compatibility chart, ikan apa yang bisa satu aquarium sama ikan apa. 

Buat gw sekarang, memelihara ikan itu more than just putting a fish in an aquarium. Tapi more like creating new home and new environment and ecosystem for them. Walaupun untuk tank pertama ini masih banyak mencoba, make peralatan yang pas-pasan dan seadanya.

Semoga "mainan" ini awet di tangan gw. (Dan ponakan gw).


Updatenya adalah sebagai berikut:
Selasa 20.09 gw pulang kantor mendapati aquarium gw ketambahan batu bata dan batu kerikil. Rabu 21.09 tanemannya satu akar mengambang dan di depan aquarium ada sebuah sumpit. Kamis 22.09 lagi-lagi taneman nya kecabut. Jumat 23.09 gw memutuskan akan membeli ikan danio, eh siangnya disms dari rumah, "jangan beli ikan dulu, filternya rusak." 


Semoga filternya cuma ada sedikit problem yang bisa dibenerin deh. Can't wait to give danio and oto a new home. 

Monday, January 3, 2011

Keranjang Takakura: Gimana Bikinnya?

Ini cara gw bikin keranjang takakura. Dimodifikasi sesuai kebutuhan. Starter yang gw pake adalah kompos langsung yang gw campur serbuk gergaji/serutan kayu, bisa juga campuran sekam, dedak dan kompos spt yg pertama gw buat (link).

Apa aja yang perlu?
  • Keranjang berventilasi dan bertutup, bisa pake keranjang cucian bertutup.
  • Kain kasa
  • Kardus bekas
  • Kain hitam
  • Kompos
  • Serbuk gergaji/serutan kayu
  • Sekam
  • Air gula, bisa juga pake larutan EM4

Gimana bikinnya? Liat foto di album sebelumnya yak (link).
  • Kompos yang udah jadi, di siram air gula sedikit buat “ngidupin” lagi mikroorganisme yang ada di kompos. Tandanya, kompos akan terasa anget setelah beberapa jam.
  • Buat bantalan dari kain kasa sebesar dasar keranjang. Bantalannya dibagi 3, terus diisi sekam baru dijait tutup. Taro di bagian paling bawah keranjang. 
  • Taro kardus bekas di dalem keliling keranjang.
  • Taro kompos yang udah anget sampe 2/3 keranjang.
  • Masukin sampah hijau dengan cara kaya dikubur. Jadi jangan ditaro diatasnya aja.
  • Paling atas taro lagi bantalan kain kasa isi sekam.
  • Lapisin penutup dengan kain hitam, tutup keranjangnya.
kurang lebih gini caranya :D

Susunannya kaya gini, (sumber)
Gimana menggunakannya?
  • Pisahkan sampah hijau (sisa makanan, sayur, buah) dari sampah plastic, kertas dan lainnya biar gampang gak usah milihin sampah lagi.
  • Sampah hijau dimasukkan ke keranjang takakura, kaya dikubur/ditanem jadi ada di tengah-tengah media kompos.
  • Diaduk-aduk sehari sekali pas masukin sampah baru, biar sirkulasi udara lancer.
  • Keranjang takakura gak akan mudah penuh, karna sampah hijau akan dengan cepat diurai sama bakteri-bakteri dalem keranjang. Kalo keranjang dah penuh, ambil sebagian pupuk yang udah jadi. Sisanya dipake lagi kaya biasanya. 

Gitu aja, simple kan? Yuk bikin di rumah... :) 

Sunday, January 2, 2011

Keranjang Takakura: Basic Knowledge

Blog entry ini akan membahas tentang hal-hal yang penting yang sering ditanyakan seputar pembuatan kompos menggunakan metode Keranjang Takakura. Kalo penasaran sama latar belakang metode ini silakan googling sendiri yah J. Karna gw belajar sambil langsung praktek, jadi di sini gw akan berbagi beberapa hal yang mungkin sederhana tapi penting buat memelihara keranjang ini.

Kenapa gw sebut memelihara?
Karna emang kita memelihara mikroba dalam keranjang takakura. Mikroba ini akan membantu kita dalam mengurai sampah-sampah organik dan akhirnya akan menghasilkan kompos.

Harus pake keranjang apa?
Apa aja boleh, asal sirkulasi udara lancar. Yang paling banyak digunakan adalah keranjang cucian bertutup. Gw juga sempet pake itu, tapi kurang gede buat produksi sampah keluarga gw yang (ternyata) buanyak. Sekarang gw baru mulai nyoba pake keranjang bamboo yang biasa buat nempatin sampah di pasar tradisional.

Kenapa harus berventilasi?
Karena proses membuat kompos ini adalah aerob, prosesnya memerlukan udara. Jadi keranjang yang dipake harus berlubang di permukaannya. Kalo bisa bagian bawah keranjang juga ada lubang udaranya. Kenapa? Untuk ventilasi udara bagian bawah, juga kalo ada air bisa netes ke bawah. Tapi lubangnya kecil aja, ini buat mencegah serangga pada masuk ngerubutin sampah di dalem keranjang.

Gimana nyusun keranjang takakura?
Susunan gambar takakura yang gw ambil dari sini adalah seperti ini

Berapa perbandingan media:sampah di dalem keranjang?
Paling ideal sih 5:1 sampe 4:1. Katanya, dengan komposisi segini bisa menghasilkan kompos dalam dua minggu. Sedangkan yang maksimal adalah 2:1, komposisi ini memerlukan waktu satu sampai dua minggu untuk jadi kompos semua.

Kok keranjang takakura terasa panas?
Gak apa-apa kok. Panas ini adalah hasil dari aktifitas bakteri yang lagi mengurai sampah. Suhu idealnya sekitar 40C-50C. Kalo terlalu panas proses penguraian akan berlangsung terlalu cepat dan akan menghasilkan uap air. Uap air yang banyak dan terperangkap di dalam keranjang akan menghasilkan air yang bau, komposnya juga jadi becek deh. Nah kalo terlalu dingin, bukan berarti proses pengomposan gak berhasil ya. Bisa aja karna suhu sekitar emang lagi dingin. Coba dilapisi pake koran bekas. Karna kerja keranjang ini dipengaruhi banget sama suhu, jadi perhatikan suhu keadaan sekitar takakura diletakan. Jauhkan dari panas matahari langsung atau air hujan. Letakkan keranjang di tempat yang teduh.

Boleh gak memasukan makanan yang basah ke dalam keranjang?
Boleh, tapi sebelumnya dicampur dulu sama serbuk kayu atau kertas koran bekas yang udah disobek-sobek. Selain untuk mengurangi kadar air dalam keranjang, hal ini juga berfungsi untuk mengatur suhu dan membuat rongga dalam keranjang.

Berapa banyak air yang paling baik untuk keranjang takakura?
Sekitar 30%. Nah cara memperkirakan kadar air dalam keranjang adalah dengan mengepal media dalam keranjang lalu dilepaskan kepalan tangan kita. Kalo: 
  • Menggumpal, berarti kebanyakan air 
  • Buyar, berarti kekurangan air 
  • Gak buyar tapi gak gumpal juga, berarti pas



Sudah cukup panjang rasanya. Apa aja yang bisa dikomposkan dan masalah seputar keranjang takakura akan dibahas di blog entry selanjutnya. Kalo ada yang pernah bikin dan pengen bikin, please do contact me. Seneng banget rasanya bisa belajar maupun berbagi pengalaman. 


Sumber:

Saturday, January 1, 2011

Bikin Keranjang Takakura Lagi

Awal bulan Desember 2010, gw mulai bikin Keranjang Takakura lagi. Sebelumnya, sekitar dua tahun lalu gw pernah bikin (bisa dilihat di sini, dan fotonya di sini). Abis itu sempet gak dilanjutkan karna satu dan lain hal. Terus awal bulan lalu pengen mulai lagi karna ponakan-ponakan sering makan gak abis, saying banget kalo “sekedar” menuh-menuhin tong sampah. Jadilah dengan sisa ingatan, gw aktivin lagi itu keranjang sakti.


Kebetulan masih ada dua keranjang yang dah lengkap dengan kompos media, bantal sekam, kardus, dan tutupnya. Pokoknya dah siap pake deh. Buat mengaktifkan si bakteri yang ada, gw keluarin semua media komposnya, gw siram dengan sedikit air gula. Tunggu beberapa jam, tuh media mulai anget. Tandanya ada aktifitas dari bakteri. Gw susun sesuai “aturan” yang gw inget: keranjang cucian dimasukin bantal sekam paling bawah, lapisin keranjang bagian dalem pake kerdus, masukin media, kubur sampah, masukin media lagi, tutup pake bantal sekam, terus tutup keranjangnya.




Karna waktu itu males banget mau googling informasi jadi aja tuh keranjang agak-agak gak bener. Selain itu juga, si bibik yang sering masukin sampah ke keranjang sering lupa ngubur sampahnya, jadi dibiarin aja ngumpul di antara media dan bantal sekam bagian atas. Masalah yang dihadapi antara lain:

  • Berair di bantalan sekam bagian bawah
  • Bau, walopun gak sampe bau busuk tapi lumayan menyengat pas diaduk-aduk.
  • Ada uletnya L
  • Over capacity, perbandingan ideal yang 5:1 (media:sampah) gak mencukupi produksi sampah keluarga besar gw
Jadi daripada sia-sia gw membuat keranjang takakura, gw akan belajar ulang. Salah satu blog yang sangat lengkap ada di sini. Gw sedang belajar dari blog itu. Dan bercita-cita akan berbagi ilmu dari blog tsb juga dari pengalaman gw sendiri. Semoga gak terbengkalai janji tinggal janji spt yang sudah-sudah.


Ada yang pernah bikin dan bersedia sharing knowledge? Please let me know... I'd love to learn :)

Saturday, July 11, 2009

DIY Spa: yogurt

im trying a yogurt mask, its quite easy to make
all u need are : plain yogurt (kalo kulit kering pake yg full fat, kalo yg oily skin pake yg low fat yogurt), honey, and lime juice.
source article: benefits of yogurt face masks and how to treat acne with yogurt mask
so, gw membeli plain low fat yogurt, dan lemon, honey gw dah punya.
mencampur yogurt, honey dn lemon. masukin kulkas,
cuci muka gw, apply yogurt mixture, leave it 15 minutes, agak sulit karna yogurt mixturenya terlalu encer jadi lumayan netes2 kemana2, mesti di-apply sambil rebahan...
abis 15 menit, bilas pake aer anget..
apa yg gw rasain sekarang, wajah gw di bagian yg bekas jerawat itu biasanya kering nah sekarang gk ada tuh kering di sekitar bekas jerawat. yeay!

then gw mencari di google dengan keyword. yogurt for your hair
Natural Conditioners: using yogurt as a hair mask ada juga yg dari ehow,how to make yogurt hair conditioner
ini juga mudah bgt, gw pake yg simple yogurt aja,
jadi tinggal di apply ke kulit kepala dlm keadaan rambut kering, leave it for at least 1 hour but no more than 2 hours, trs di bilas aer trs sampo an, conditioner is optional, gw sih gk pake conditioner, mau ngetes dulu efeknya si yogurt ini gimana,
so far rambut gw setengah basah, yg gw rasain pas bilas pake sampo adalah, lembut..dgn dikit bgt sampo, udh bisa ngebusain rambut gw,,,
katanya web sih buat stimulate pertumbuhan rambut, anti dandruff, strengthen and moisturize dan anti frizz..
wow,, amazing isnt it?

while nunggu sejam yogurt d rambut gw, 
gw luluran pake lulur dari Bali Alus, oleh2 nya si asri... hihiii
kalo tetep mau all natural, u can try garem kasar+madu+olive oil or oatmeal+olive oil+madu...

badan segar, dengan hemat :)

i really consider to open an all natural spa....
quoting from lipstickmasala.wordpress.com "isn’t it better to try something completely produced in nature first, rather than with ingredients you can barely even pronounce?"

Saturday, August 2, 2008

DIY: cableyoyo


inspired by this site.

gara gara nya gw sebel bgt sama kabel earphone hp yg suka nyangkut kemana mana.. trs nyari di instructables.com. dapet ini deeeh... modiv dikit jadi deeeh...

apparatus [macam bikin log book laboratory aja]
-unused credit card, or any card [i use my expired jusco shopping card]
-paper punch
-scissor


procedure
-bolongin ujung kiri atas dan ujung kanan bawah, tapi jangan mepet pojokan.
-gunting yang dari ujung card sampe bolongannya.
-masukin ujung kabel di salah satu bolongan, gulung gulung gulung, masukin ujung satunya di bolongan lainnya
-ready to use.

sekarang, gk bakal nyangkut2 lagi deh kabel earphone nya...... 
biasa buat kabel yang lain juga lho.... 

**pardon the image quality, i only use my logitech webcam.