Saturday, November 10, 2007

blog gw ada di GATRA..!!!! wow..

http://gatra.com/artikel.php?id=109307
makasih buat teddy yang udah ngisi guestbook gw, dan ngasih link ke gatra..
berasa penting deh gw,,hahahaaaa....


Malaysia
Atas Nama Melayu Membajak Lagu


Kisruh pembajakan lagu daerah Maluku, Rasa Sayange, oleh Pemerintah Malaysia belum lagi reda. Kini delegasi kesenian Malaysia "Cinta Sayang" kembali berulah ketika tampil pada Asia Festival 2007 di Osaka, Jepang, pertengahan Oktober lalu. Pada saat menari, mereka menggunakan lagu pengiring Indang Sungai Garinggiang yang berasal dari Sumatera Barat.

Entah lalai atau memang sengaja, Malaysian Tourism Office di Osaka yang memimpin delegasi itu sama sekali tak menyebutkan Indang Sungai Garinggiang berasal dari Indonesia. Kebetulan ada seorang staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka yang hadir di Asia Festival 2007.

Langkah sigap pun terayun dari KJRI Osaka. Surat protes melayang ke Direktur Malaysian Tourism Office di Osaka, Azhari Haron, pada 19 Oktober. Tembusan surat itu juga dikirim ke penyelenggara festival, F.M. Cocolo. Menurut Konsul Jenderal RI, Pitono Purnomo, surat ini berisi peringatan keras agar Malaysia tak sembarangan menggunakan lagu-lagu Indonesia.

Pada dasarnya, KJRI tak memasalahkan penggunaan lagu-lagu Indonesia oleh negara lain. Hanya saja, harus disertai iktikad baik dan kejujuran. Misalnya, menyebut dari mana lagu itu berasal. Setelah mendapat laporan dari stafnya, KJRI langsung melakukan koordinasi dan mencari informasi dari berbagai pihak. Hasilnya, KJRI mendapat suplai data tambahan soal asal mula lagu Indang Sungai Garinggiang.

Lagu itu adalah ciptaan Tiar Ramon (almarhum) pada 1981. Seniman Sumatera Barat ini mencipta lagu tersebut atas permintaan Pemerintah Daerah Sumatera Barat untuk mengiringi "Tari Indang". Lagu itu pertama kali diperkenalkan pada saat upacara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional di Padang tahun 1983.

Malaysia tak bisa seenaknya mengubah sebagian lirik dan aransemen lagu itu. Apalagi jika ditujukan untuk menggiring persepsi penonton agar menganggap lagu itu berasal dari Malaysia. "Kejadian ini nanti bisa diartikan negatif, misalnya seperti menantang Indonesia," Pitono menegaskan.

Malaysia seharusnya tahu diri, agar hubungannya dengan Indonesia tidak semakin memburuk. Hubungan dua negeri serumpun ini sudah memanas selama beberapa tahun terakhir. Penyebabnya, perlakuan tak manusiawi pada tenaga kerja Indonesia (TKI), yang kemudian merembet ke warga negara Indonesia di Malaysia, bahkan menimpa istri diplomat Indonesia di Kuala Lumpur.

Sentimen nasionalisme Indonesia kembali terusik ketika Menteri Pariwisata Malaysia, Adnan Tengku Mansor, tanpa malu-malu menyatakan bahwa lagu Rasa Sayange adalah lagu Melayu yang tergabung dalam Kepulauan Nusantara (Malay Archipelago). Lagu ini lalu dijadikan lagu tema situs Kementerian Pariwisata Malaysia sejak awal Oktober lalu.

Padahal, Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu menyatakan bahwa klaim Malaysia itu tak berdasar. Apalagi, Indonesia punya bukti kuat rekaman Rasa Sayange dalam piringan hitam yang dikeluarkan Lokananta tahun 1958. Lokananta adalah perusahaan rekaman milik negara Indonesia yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah.

Toh, Malaysia bergeming. Lagu Rasa Sayange tetap menjadi jingle promosi pariwisata mereka ke seluruh dunia. Tampaknya tren pembajakan Malaysia belum berhenti. Buktinya,Hanindita, mahasiswi Indonesia yang tengah kuliah di Johor, Malaysia, ketika naik bus ke kampus, mendengar lagu Jali-jali yang dinyanyikan dengan aroma Melayu.

Tak hanya itu. Ternyata teks lagunya juga diubah. Frasa "merdu sekali" dalam bait "lagunya enak lagunya enak merdu sekali" diubah menjadi "dari Langkawi" (nama pulau wisata di Malaysia). "Sejak kapan Jali-jali pindah ke Langkawi," kata Hanindita, yang menuliskan pengalaman ini dalam blog-nya di http://tortlem.multiply.com.

Info dari Hanindita langsung direspons ratusan orang. Ternyata lagu Jali-jali versi Malaysia beredar di situs berbagi video YouTube sejak 13 September lalu. Video lagu yang dinyanyikan Kenny Lee ini terkesan jadul (jaman dulu) dan sangat mellow. Jauh berbeda dari versi Jali-jaliyang dinyanyikan Benyamin S. yang berirama gembira.

Awalnya, oleh si pengirim video, lagu Jali-jali ditulis sebagai lagu daerah Melayu. Namun, setelah mendapat protes dari para pengunjung laman situs itu (http://www.youtube.com/watch?v=okHZx-c-wc4), pengirim video berkebangsaan Malaysia itu menyebutkan, Jali-jali berasal dari daerah Betawi di Indonesia.

Kasus-kasus seperti ini sangat mungkin terjadi lagi. Pada saat kasus Rasa Sayange mencuat, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik berjanji segera mendaftarkan hak atas kekayaan intelektual lagu-lagu daerah. Semoga Jero Wajik tak sekadar mengumbar janji.

Astari Yanuarti
[Nasional, Gatra Nomor 51 Beredar Kamis, 1 November 2007]


**hehehe,,

*** blog gw yg dimaksud adalah sejak kapan jali jali pindah ke langkawi

blog gw ada di GATRA..!!!! wow..

http://gatra.com/artikel.php?id=109307
makasih buat teddy yang udah ngisi guestbook gw, dan ngasih link ke gatra..
berasa penting deh gw,,hahahaaaa....


Malaysia
Atas Nama Melayu Membajak Lagu


Kisruh pembajakan lagu daerah Maluku, Rasa Sayange, oleh Pemerintah Malaysia belum lagi reda. Kini delegasi kesenian Malaysia "Cinta Sayang" kembali berulah ketika tampil pada Asia Festival 2007 di Osaka, Jepang, pertengahan Oktober lalu. Pada saat menari, mereka menggunakan lagu pengiring Indang Sungai Garinggiang yang berasal dari Sumatera Barat.

Entah lalai atau memang sengaja, Malaysian Tourism Office di Osaka yang memimpin delegasi itu sama sekali tak menyebutkan Indang Sungai Garinggiang berasal dari Indonesia. Kebetulan ada seorang staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka yang hadir di Asia Festival 2007.

Langkah sigap pun terayun dari KJRI Osaka. Surat protes melayang ke Direktur Malaysian Tourism Office di Osaka, Azhari Haron, pada 19 Oktober. Tembusan surat itu juga dikirim ke penyelenggara festival, F.M. Cocolo. Menurut Konsul Jenderal RI, Pitono Purnomo, surat ini berisi peringatan keras agar Malaysia tak sembarangan menggunakan lagu-lagu Indonesia.

Pada dasarnya, KJRI tak memasalahkan penggunaan lagu-lagu Indonesia oleh negara lain. Hanya saja, harus disertai iktikad baik dan kejujuran. Misalnya, menyebut dari mana lagu itu berasal. Setelah mendapat laporan dari stafnya, KJRI langsung melakukan koordinasi dan mencari informasi dari berbagai pihak. Hasilnya, KJRI mendapat suplai data tambahan soal asal mula lagu Indang Sungai Garinggiang.

Lagu itu adalah ciptaan Tiar Ramon (almarhum) pada 1981. Seniman Sumatera Barat ini mencipta lagu tersebut atas permintaan Pemerintah Daerah Sumatera Barat untuk mengiringi "Tari Indang". Lagu itu pertama kali diperkenalkan pada saat upacara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional di Padang tahun 1983.

Malaysia tak bisa seenaknya mengubah sebagian lirik dan aransemen lagu itu. Apalagi jika ditujukan untuk menggiring persepsi penonton agar menganggap lagu itu berasal dari Malaysia. "Kejadian ini nanti bisa diartikan negatif, misalnya seperti menantang Indonesia," Pitono menegaskan.

Malaysia seharusnya tahu diri, agar hubungannya dengan Indonesia tidak semakin memburuk. Hubungan dua negeri serumpun ini sudah memanas selama beberapa tahun terakhir. Penyebabnya, perlakuan tak manusiawi pada tenaga kerja Indonesia (TKI), yang kemudian merembet ke warga negara Indonesia di Malaysia, bahkan menimpa istri diplomat Indonesia di Kuala Lumpur.

Sentimen nasionalisme Indonesia kembali terusik ketika Menteri Pariwisata Malaysia, Adnan Tengku Mansor, tanpa malu-malu menyatakan bahwa lagu Rasa Sayange adalah lagu Melayu yang tergabung dalam Kepulauan Nusantara (Malay Archipelago). Lagu ini lalu dijadikan lagu tema situs Kementerian Pariwisata Malaysia sejak awal Oktober lalu.

Padahal, Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu menyatakan bahwa klaim Malaysia itu tak berdasar. Apalagi, Indonesia punya bukti kuat rekaman Rasa Sayange dalam piringan hitam yang dikeluarkan Lokananta tahun 1958. Lokananta adalah perusahaan rekaman milik negara Indonesia yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah.

Toh, Malaysia bergeming. Lagu Rasa Sayange tetap menjadi jingle promosi pariwisata mereka ke seluruh dunia. Tampaknya tren pembajakan Malaysia belum berhenti. Buktinya,Hanindita, mahasiswi Indonesia yang tengah kuliah di Johor, Malaysia, ketika naik bus ke kampus, mendengar lagu Jali-jali yang dinyanyikan dengan aroma Melayu.

Tak hanya itu. Ternyata teks lagunya juga diubah. Frasa "merdu sekali" dalam bait "lagunya enak lagunya enak merdu sekali" diubah menjadi "dari Langkawi" (nama pulau wisata di Malaysia). "Sejak kapan Jali-jali pindah ke Langkawi," kata Hanindita, yang menuliskan pengalaman ini dalam blog-nya di http://tortlem.multiply.com.

Info dari Hanindita langsung direspons ratusan orang. Ternyata lagu Jali-jali versi Malaysia beredar di situs berbagi video YouTube sejak 13 September lalu. Video lagu yang dinyanyikan Kenny Lee ini terkesan jadul (jaman dulu) dan sangat mellow. Jauh berbeda dari versi Jali-jaliyang dinyanyikan Benyamin S. yang berirama gembira.

Awalnya, oleh si pengirim video, lagu Jali-jali ditulis sebagai lagu daerah Melayu. Namun, setelah mendapat protes dari para pengunjung laman situs itu (http://www.youtube.com/watch?v=okHZx-c-wc4), pengirim video berkebangsaan Malaysia itu menyebutkan, Jali-jali berasal dari daerah Betawi di Indonesia.

Kasus-kasus seperti ini sangat mungkin terjadi lagi. Pada saat kasus Rasa Sayange mencuat, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik berjanji segera mendaftarkan hak atas kekayaan intelektual lagu-lagu daerah. Semoga Jero Wajik tak sekadar mengumbar janji.

Astari Yanuarti
[Nasional, Gatra Nomor 51 Beredar Kamis, 1 November 2007]


**hehehe,,

*** blog gw yg dimaksud adalah sejak kapan jali jali pindah ke langkawi

Friday, November 9, 2007

ganti pacar..? yakin..?

tadi gw baru nutup telpon dri mas adit,
agak bikin gw speechless sih..

hhmmm...

dia nyuruh gw ganti pacar,
mas canny-ku [baca: camera DSLR canon EOS 350d]
mau diganti sama bang ollie [baca: olympus]

mas canny-ku 
di jual, duitnya, di beliin bang ollie dengan beberapa lensa tambahan, dan flash
makro, salah satu nya.

seneng sih bisa nambah lensa,
tapi.. mas canny...
walo udah pernah error 99, dan membuat gw k'bingungan, dia yang pertama buat gw [halah kaya pacar beneran aja]

satu ketakutan gw,
apa gw bisa make the maximal use of the lenses?
i mean, skrg gw ngerasa cukup kok sama mas canny, dan lensa 18-55 nya
gw juga g ada spesifik suka moto apa gitu,,
general ajah. yg penting hati senang..

udah seneng kok make mas canny.
udah click.

sempet make tante ollie-nya bang rival,
g trlalu comfortable
ntah karna bukan punya gw, ntah karna emg g click sama ollie-family

hmmm,,,
g tau deh,,bingung

kalo boleh milih sih,
gw pen nya tetep sama mas canny dan bebrapa selir untuk mas canny [baca: lensa]
hahaaa,,ngarep..

tapi..rasa nya berat ajah buat milih..

penyesuaian lagi,pdkt lagi 
[sumpah, kaya ama orang aja]
but i mean it,

ntar lah liat dulu di jakarta jadinya gimana

kalo iya gw beneran jadi ganti pacar,
trip gw k aceh akan jadi jalan jalan terakhir gw sama mas canny..

di satu sisi,
tawaran ini tempting abis, [ada banyak selir]
tapi juga berat.. [ganti pacar]

ganti pacar...??
yakin...??

Thursday, November 8, 2007

tutorial differential equation

disaat seperti ini lah, 
gw berharap ada seseorang yang bisa gw tanyain, gw ajak belajar bareng.

gw lagi nyoba ngerjain tutorial differential equation, dan memang lah, kelemahan gw ada di integration dan trigonometri. 
gw pengen bgt ada seseorang di deket gw, di kolej ini, diantara cewek cewek indonesia di kolej ini, yang bisa gw ajak belajar bareng. bisa gw tanyain gimana nyelesein soal ini.
gw cuman mau nanya, gimana nye;esein 
integral sin u sin (t-u) dugimana nyelesein nya,, harus pake apa???

but it turns out to be, cuman gw mahasiswi sinting yang tetep bertahan di engineering. satu lagi si adek, di perdana. well walo kita beda jurusan, dn fakulti, tapi kita masih sama sama di engineering, jadi masih ada subject yang sama sama kita ambil. 
tapi skrg, dia di perdana. 

seandainya, masih ada dia sbg room mate gw. mmm,, paling g, ada yang bisa gw tanyain "ini gimana..?", tapi kalo dia di sini, gw rasa dia g akan... ah udah lah, dia dah di sana, living her own life. 

dan sekarang, disini, g ada yg bisa gw tanyain ttg calculus,
cewek2 disini pada ngambil computer sains, quantity surveyor, dan human resource,
dan hanya gw yang sableng bertahan dengan engineering, chemical pula..!!
gokil dasar..!!!

temen indonesia se fakulti, cowok semua,,
yang sama2 engineering cuman si adek cewek nya..

dan si adek, masih mending, dia ada classmates..
yoga, meges, ithonk..
gw..?
sebatang kara...

dan kalo kaya gini,,
gw mesti gimana?
siapa yang bisa gw andelin buat bantuin gw belajar?

gw capek kaya gini,,berusaha jadi single fighter. 

tapi gimana pun caranya,
gw harus survive.

gw harus tetep dengan ke-sableng-an, ke-gokil-an, ke-gila-an gw.
bertahan di chemical engineering-polymer.
sendiri.

harus struggle lebih, kalo mau belajar, harus k perpus, janjian ma temen.
atau gimana..
pokoknya gw harus bertahan.

waktu semester satu,
ada adek, neno, vinnie, loli, bunda [makasih yoga dh diingetin]
semester dua
ada adek, vinnie, bunda [makasih yoga]
semester tiga
tinggal adek. dan jauh di perdana.

huuuhhh,,,kenapa sih dikit bgt cewek sableng yang mau masuk engineering..!!!!

Wednesday, November 7, 2007

misi penyelamatan seekor kucing kecil

[halah halah,,apa sih judul nya aneh bgt...]
ceritanya tadi malem, gw capek bgt, dn pen tidur awal, 
jam 12.15 gw dah tidur,,
eh pas gw dah mulai tidur, 
HP gw bunyi, kriiiiiing,,kriiiing 
SMS dri syapa lah itu..

fikri, ngpain tuh anak malem2 buta sms gw..
"nin tlong lo liatin ad ank kucing kcil bgt d dpn ktho [kolej gw],,lo angktin k atas trotoar,,ksian ntr trtbrk,,gw td lwt aj coz mw cpet td,,thx ya'.."

and i was like  nih anak apa ngigo ya..??

and i replied to him
" :o maxud lo fik?"

sms nya gw forward k uni yang demen bgt menyelamatkan kucing kucing terlantar,
mungkin harus ada UU baru, "kucing yatim piatu dan kucing terlantar dipelihara oleh asri rizki yuliani, no paspor...." [halah halah]

si fikri bales
"ad ank kucing d dpn ktho,,lo angkatin k trotoar,,ok2.."

oh,,ni anak serius dn g ngigo... hahaaaa

gw bales lagi
"d dpn ktho sblh mana?"

dia bilang
"d tepi jalan,,t4 lo biasa nunggu ojekan gw" [catatan: fikri bukan lah seorang tukang ojek, dia adalah temen se fakulti gw yang bawa motor dn sering bgt gw numpang dia dn gw panggil tukang ojek pribadi gw,,hahahaaa jahat nya gw..!!]

trs si uni bales sms gw
"dmn nin? tak da pun.."

waduw ni anak serius juga rupanya dalam misi penyelamatan kucing,,waaahh gw telah menghubungi orang yg tepat..

setelah gw jelasin tempat si kucing kecil berada sesuai petunjuk si fikri,,
uni treak treak dri luar ke arah balkon kamar gw,,
"hanin....."
gw : apa un? ada gak kucing nya?
uni : g ada....

pikiran gw,, tuh kucing, dah jalan sendiri k trotoar,,atau kucing itu dah jadi kucing penyet, ketabrak motor atau mobil yg g kenal rem..
semoga aja yang pertama

then, gw laporan deh ama si fikri
"kate' kucing nyo fik. dah jalan sendiri kali"

si fikri bales
"bagus lah kalo gtu,,thx youw"

yak,,begitulah
penggalan cerita kami,
mahasiswa penyelamat kucing kecil terlantar di pinggir jalan..

halah halah,,g penting bgt sih.. 

Sunday, November 4, 2007

me,, myself-wanna be

semua orang, sadar maupun gak sadar, pasti punya seseorang yang dijadiin idol, panutan, contoh, apa pun bahasanya. gak bisa dipungkirin, pasti kita terinspirasi [bahasa halusnya] oleh lingkungan sekitar kita atau yang kita jadiin idol tadi itu.

sadar maupun g sadar
mengakui maupun menyangkal

istilah sekarang nya
***-wannabe

untuk g menyakiti hati siapa pun,
ambil contoh aja gw.
gw,,siapa-wanna be ya...
kakak gw deh, mbak non..
dia pinter bgt masak, gw jadi kepengaruh sama dia buat ikut2an masak,
kalo itu masih mudah, 

tapi kalo ngikutin style..?? [which is the most common thing of ***-wannabe]
apa lagi kalo yang lo ikutin itu stylish, capek di lo nya lagi. semakin dia tau lo ngikutin dia, semakin dia cepet berubah style nya.. biar gaya dia, g pasaran..
pernah suatu hari [dah lama sih] gw jalan di mall jakarta, buset, anak cewenya rambutnya luruuuuussss semua.. ntah hasil bondingan, ntah alami.. rambutnya sebahu panjangan dikit, trs pake poni, trs dikasi bando kecil yang warna item ato warna warni.. gelo,,semuanya kaya gitu.... bosen tau..!!!
gw mah,, selalu dgn rambut gw yang wavy,,bodo amat mo dibilang jadul, out of date, atau apa pun..
dan style,, gw selalu comfortable dgn kaos loose, jeans, converse.. so, itu lah yg gw pake..[cuman bebrapa bulan blakangan ada kepengenan buat agak brubah sih,,jadi agak girly, berhubung bentar lagi twenty hahaaa]

gaya ngomong juga termasuk sesuatu yg paling mudah buat di -wannabe in,,walo dia g mau ngakuin, pasti gaya ngomong itu kebawa dari mereka yang biasa lo ajak ngomong..
kaya dulu, waktu baru keluar dari basis krida, gaya ngomong gw kaya orang sumatra katanya. gw g nyadar tu. tapi yang denger gw ngomong kan bukan gw. tapi mereka yang di sekitar gw.
gw pernah ngalamin kok, di tengah lingkungan yang cara ngomong nya samaaaaaa semua, ampe bosen gw dengernya. tapi susah juga mau bilang "eh, kok kalian cara ngomongnya sama semua sih..?" bisa dikucilkan dari dunia pergaulan gw.. hahaaaa.
tapi jujur aja dalem ati gw ngomong "kenapa ya cara ngomongnya sama semua? bosen, g berwarna.."

trus,, apa lagi ya,,
product yang dipake, body butter misalnya,, ups..hahaaaa...
kalo gw, pake body butter gara2 body lotion udah g mempan melawan kering nya seharian di dalem ruangan ber-AC di kelas. tapi kalo lo g tau sebabnya g punya alesan trs lo beli body butter, hanya dengan alesan "si X make sih" [ini alesan di alam bawah sadar lo ya..] such a waste of money. 

itu masih yang murah murah.
gimana kalo menginjak taraf akult. kaya si ibu Z beli mobil baru gara gara tetagganya si ibu Q di beliin mobil baru ama suaminya. nah lo... mampus g tu kalo ngikutin nafsu yang gitu mulu..

well,,selama yang lo ikutin baek sih g masalah,, tapi lo jangan malu buat ngakuin bahwa lo emang ikut ikut si X itu.. si X g bakal kesel kok, asal lo fair, lo g malu buat ngakuin bahwa cara si X emang baik, dan lo ngikutin..

yang bikin kesel,,
kalo lo liat tuh si X pake apaan yaaa.. lulur mandi sumber ayu dan terbukti kulit si X jadi putih bersinar which is lo juga pengen. lo cuman curi curi buat liat merk lulur nya, the next thing X tau, lo make lulur yang sama, BT gag sih...

skenario yang bagus nya, lo akuin aja kalo si X kulit nya jadi bersih dn putih
"X, kulit lo skrg putih ya? luluran ya? pake lulur apa sih? gw juga mau ah kaya lo"
kalo gw jadi si X,,gw sih g bakal marah, dan ngasih tau dgn sepenuh jiwa dn raga [halah] lulur apa yg gw pake..

tapi,,siapa sih yang mau ngikutin gw.. apa coba yg pantes diikutin dari seorang gw..?

well,,
kalo gw sih,, my self-wanna be aja deh.
gw pake apa yang gw mau. gw ngomong gimana yg gw comfort. gw lakukan apa yg gw anggep baik.
niru orang? pasti ada, sadar g sadar. tapi gw berusaha buat tetep mempertahankan ciri khas gw, dan menyesuaikan apa yang gw copy dari orang lain biar tetep nyaman gw nya.
 
semua orang punya ciri khas masing masing. perbedaan. bukankah itu yang membuat dunia lebih indah?


** hanya sebuah blog, jadi jangan dimasukan ke hati. (hadi nur. 2007)
[contoh real ke-wanna be an gw tuuu, dan lihat gw masukin nama penulis aslinya,, kalo istilah di subject advanced english for academic communication sih: quotation]

Friday, November 2, 2007

eSTeeMJe

gw, happily single after, ive been enjoying my life as single since may. its been like 6 months, and im feeling just fine.

each days, i realize that i've got more to offer than i used to when im with him. it was like me=him, like when a person ask "hanin? hanin siapa?" then one of their friend answer "itu lho, hanin nya si ------" but now im a photographer, i dive, i travel, i am enjoying my life.
u can difine me with any way u know me.
"hanin, yang suka jadi tukang poto pas acara PPI"
"hanin, yang ambil sertification diving sem ini"
"hanin, yang kemaren ke padang itu lho"
or just "hanin, hanindita ratna asti" no more no less.

udah, pake bahas inggrisnya, capek.

kemaren pas gw d jakarta, gw jalan sama temen SMP gw, 
lumayan lama juga g ktm, nanya deh
"pacar?"
"single"
"STMJ donk nin?"
"..???"
"Semester Tiga Masih Jomblo" [gubrak..!! ]

emang kenapa kalo gw semester tiga dan single?
dosa? nggak kan? malah pas pacaran banyak dosanya ;)

biasa aja kok lama lama. pertama yaa emang sih,, untungnya semenjak disini gw gak biasa SMSan banyak sama sang mantan [pacar gw saat itu] jadi g da sms dri dia pun,, sudah biasa, dan gw bukan tipe yang amat doyan SMSan, dan gratil SMS orang kalo HP gw g bunyi. biasa aja. SMS yg penting. kalo yg g penting, kn dah ada YM. 

kemaren, adalah orang yang baru putus. tapi mungkin karna baru putus banget, jadi ya masih sedih dan takut. trs dia bilang "yah, hp nya sepi deh". oo, jadi pacar cuman buat menuhin hp to... baru tau aja konsep kaya gitu.

mungkin hal ini [ketidak tergantungan gw pada HP] gara gara SMA gw yang amad sangad amazing, SMA Terpadu Krida Nusantara, Bandung. yang ngelarang kita bawa HP k dalem asrama selama tiga taun kita belajar hidup di dalemnya. [kok jadi ngomongin HP..?]

ok back to main topic.

emang sih, gw akuin, kaya nya enak aja kalo punya seseorang yang bisa kita share segalanya sama dia, ada di deket kita kalo kita perluin, bisa bikin kita ketawa, dn ngertiin kita. tapi kalo g ada, g masalah kan? buktinya gw masi idup sampe saat gw ngetik blog ini [walo dengan kejiwaan yg labil,,hahahaaaa]

jangan sampe aja, lo mertahanin hubungan lo, cuman karna lo takut dengan status "jomblo", believe me guys, its a beautiful world when u're in the world of jomblo. cuman, perlu pembiasaan pada awalnya. berapa lama? depends. 
jangan juga, lo langsung instantly that desperate cari cowo, cuman karna takut status "jomblo" atau lebih parah, mo bikin mantan lo jealous dgn pikiran "gw dapet pasangan baru duluan dari pada lo". 

its a beautiful world. lo bisa pergi kemana lo mau. lo bisa flirting ke siapa pun yg lo mau. lo g perlu mikirin penampilan lo di depan dia. lo bisa explore banyak hal. lo bisa lakukan apa aja yang lo mau. 

yang gw liat kok kayanya banyak yang mikir takut jadi "jomblo" karna takut dibilang g laku. oh what a silly thought. apakah sehina itu orang dengan status "jomblo"? 

liat contoh real skrg.
gw.
liburan ini gw bakal explore ke aceh. kalo gw punya cowo mungkin aja dia bakal bilang "kamu ke ---- [kota disamarkan namanya] aja donk, aku kan kangen" atau "aceh kan masih sering gempa, kamu tuh aneh aneh aja sih maunya, udah ke ---- [kota disamarkan namanya] aja ketemu aku" 
i can do what ever i want. kalo misalnya pun sang pacar ngijinin [hey,who is him to say "no"?] gw g perlu kebebanan beli oleh oleh,, hahaaaa 
gw juga bisa nge hemat pulsa. walo memang si HP jadi keliatan sepi pengunjung.

buat apa sih kita pacaran? biar kita ngerasa seneng kan?
kalo kita udah g ngerasa seneng, buat apa maxain.? [biar kita nggak "jomblo"? oh please..!]

ada yang kosong. ntar juga keisi. yang baik dateng nya gak buru buru.

dan coba lo inget, pas lo punya pasangan, berapa kali lo ngedahuluin pasangan yang baru "kemaren sore" sayang sama lo [bilang nya] lo instead of keluarga lo, yang udah sayang sama lo bahkan sebelom lo lahir. for me, my family above all.

there's nothing wrong about being single. gak semenyedihkan yang lo pikirkan. 
waktu gw sama dia, gak pernah kepikiran gw bakal jadi se-blablabla [in +ve way] sekarang. tapi emang baru sekarang gw bisa bilang "thank God we've seperate"

asal jangan jadi STMJ versi kedua Sudah Tua Masih Jomblo. hahaaa..